Di era globalisasi dan revolusi digital, media tidak lagi sekadar berfungsi sebagai saluran informasi, tetapi juga sebagai ruang di mana realitas politik diproduksi, diperdebatkan, dan dibentuk. Narasi yang berkembang di media dapat memengaruhi persepsi publik, membentuk legitimasi politik, serta memediasi hubungan antara negara, masyarakat, dan berbagai aktor global lainnya. Dalam konteks ini, memahami media berarti juga memahami bagaimana kekuasaan, ide, dan kepentingan bekerja dalam sistem politik global.
Buku ini menghadirkan berbagai kajian yang menunjukkan kompleksitas hubungan antara media, politik, dan masyarakat, baik dalam konteks nasional maupun internasional. Tulisan-tulisan yang dihimpun tidak hanya merefleksikan dinamika politik kontemporer, tetapi juga menunjukkan bagaimana media menjadi arena penting dalam pembentukan citra politik, penyebaran budaya global, serta kontestasi narasi dalam berbagai konflik dan isu internasional.